Batang – Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) bersama STIE AKA Semarang berkolaborasi bantu  kembangkan usaha tas tali kur di Siwatu kecamatan Wonotunggal, Batang. Kegiatan tersebut dikemas dalam Program Kemitraan Masyarakat yang melibatkan dosen serta mahasiswa dari kedua kampus tersebut.

PKM yang dibiayai oleh Kemeristekdikti ini akan  berlangsung delapan bulan dengan  mengambil tema Kelompok Usaha Kerajinan berbahan Tali Kur Dalam Upaya Pengembangan Desain Produk dan Pemasaran. Dalam rilisnya ketua tim PKM ini menjelaskan bahwa kegiatan ini dipilih untuk mengatasi permasalahan usaha tas tali kur di Siwatu.

Lebih lanjut Tutut Dwi Andayani selaku ketua tim menjelaskan berbagai masalah yang dihadapi antara lain masih terlalu sedikitnya model tas, minimnya pengetahun tentang manajemen usaha, lemahnya fungsi pemasaran hingga kurangnya modal.

“Ada berbagai masalah yang dihadapi untuk pengembangan usaha ini, seperti model yang masih biasa saja, menejemen usahanya termasuk masalah modal dan pemasaran” Terang Tutut.

Sementara itu Kepala Desa beserta PKK dan warga Desa Siwatu merespon positif PKM tersebut. Pihak desa Siwatu akan menyelenggarakan pelatihan pembuatan tas tali kur bagi ibu-ibu dan masyarakat Siwatu.

Ketua kelompok usaha kerajinan tas tali kur Cawanmadu desa Siwatu Ulil Fadzilla berharap PKM yang dilaksanakan dapat meningkatkan kapasitas anggota kelompoknya. “Selanjunnya dengan PKM ini kami berharap produk tas tali kur akan menjadi produk unggulan desa Siwatu” ungkap Ulil.